Membuat Sabun: Sebuah Hiburan

Buatku, membuat sabun itu menyenangkan. Hiburan. Hiburan di tengah-tengah pekerjaan yang kadang seperti gerbong kereta.

Awalnya aku membuat sabun karena penasaran. Seorang teman mengajariku, lalu selanjutnya aku belajar sendiri. Sempat ikut pelatihan membuat sabun, tapi kurasa yang kudapat dari pelatihan sama saja dengan yang kupelajari sendiri. Hanya saja, lewat pelatihan itu aku jadi tahu apa bedanya mengaduk adonan sabun dengan mikser vs hand blender.

Sabun alami memang menarik untuk dipelajari dan dibuat. Aku senang membuat sabun karena bisa eksperimen pakai aneka bahan: lidah buaya, kopi, pepaya, kelor, melati, pandan, dll. Hasilnya kadang menggemaskan. Selain kupakai sendiri, aku bisa menjual sabun buatanku. Lumayan hasilnya. Belum terlalu banyak sih, karena aku belum fokus banget. Tapi menerima testimoni dari beberapa teman yang memakainya, aku jadi lebih semangat belajar membuat sabun lagi.

Di Indonesia, materi soal membuat sabun alami masih kurang. Selama ini aku banyak belajar lewat internet. Hampir semua materi yang kita butuhkan ada di website luar negeri. Tinggal pintar-pintar googling. Tentunya mesti bisa membaca teks bahasa Inggris dan memahaminya dengan baik. Hasil yang kupelajari itu aku praktikkan ketika membuat sabun sendiri. Misalnya, untuk membuat sabun susu, bekukan dulu susu cairnya. Waktu belum tahu, aku pernah langsung menambahkan susu bubuk ke adonan sabun yang hampir trace. Akibatnya? Gosong dong warna sabunku. Walau aku tahu gosong itu hanya soal warna, khasiatnya sama, pas lihat warna sabunku jadi cokelat, aku agak menyesal.

Aku sempat terpikir untuk membuat blog khusus soal sabun. Tapi apalah daya, pekerjaan masih mengantri seperti gerbong kereta. Jadi, selama ini aku hanya bikin dan menjual sabun saja. Kamu tertarik dan pengin tahu soal sabun buatanku? Follow IG-ku: @krismariana.menik.

Berikut ini beberapa sabun mandi yang pernah kubuat. Yang jelas, semua sabun mandi ini pakai minyak baru semua, yaaa (bukan jelantah).

Ini sabun pandan-beras. Terbuat dari sari pandan dan beras. Baunya kaya kue. šŸ˜€

 

Nah, ini sabun susu-cokelat. Kubikin swirl gitu polanya. Yang mendebarkan adalah saat aku memotongnya. Beda-beda pola yang terbentuk

 

 

Ini salah satu sabun favoritku. Terbuat dari tallow alias minyak yang diambil dari lemak sapi. Baunya susu banget, rasanya lembuuut di kulit. Bentuknya juga paling “rapi”, keras. Sabun ini made by order. Yang ribet adalah mesti menyiapkan tallow-nya lebih dulu.

 

Kamu suka sabun alami yang apa?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s