Tradisi 3 Januari

Tradisi 3 Januari ini memang kubikin sendiri. Niatnya semata-mata agar aku punya tanggal khusus, saat aku mendorong diriku sendiri menulis di sini.

Baiklah… ini tulisanku yang pertama. Tulisan yang tidak kurancang. Asal ketik saja.

Pergantian tahun kemarin kulewatkan dengan tidur.πŸ˜€ Aku sudah tidak berminat begadang dan menanti pergantian tahun. Dulu pas masih SMP atau SMA, aku menunggu pergantian tahun dengan berkumpul bersama teman-teman. Beli terompet, membakar jagung, dll. Sekarang? Sepertinya semua itu paling enak dinikmati dalam mimpi.πŸ˜€ Apakah ini pertanda aku tidak muda lagi?

Hal yang berbeda dari tahun ini adalah, aku tidak punya kalender baru. Tahun-tahun kemarin aku masih menyempatkan diri membeli kalender baru. Sekarang? Aku lupa mau beli.Tidak punya kalender baru itu rasanya agak aneh. Aku kadang agak bingung untuk mengetahui hari apa saat ini. Meski aku bisa melihat hari dan tanggal di ponsel, tetap saja tidak punya kalender di rumah itu tidak enak. Seperti ada yang kurang.Mungkin besok aku perlu mengagendakan untuk beli kalender.

Kamu sendiri, sudah punya kalender?

4 thoughts on “Tradisi 3 Januari

  1. aku pakai kalender justru setelah anak-anak lahir untuk mencatat kegiatan penting satu keluarga dan tidak ada yg lupa kemudian mengisi kegiatan pada hari-hari penting ituπŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s