Sebelum Lebaran Tiba …

Kalau ada satu hal yang kusyukuri setiap kali lebaran tiba adalah soal aku tidak wajib mudik. Simbah yang wajib kusowani pada saat hari raya sudah seda (meninggal) semua. Plus aku tidak merayakan Idul Fitri, jadi Bapak dan Ibu tidak mewajibkan aku untuk pulang. Bagiku, membayangkan mudik saat lebaran itu sesuatu yang “malesin” banget. Mesti rebutan beli tiket yang harganya melejit. Oh, enggak deh. Pertama, aku bukan orang yang suka rebutan. Kedua, kalau bisa pulang saat tiket murah, kenapa mesti pulang saat tiket mahal? Hmmm…

Sudah lebih dari lima kali lebaran kuhabiskan di Jakarta. Awalnya dulu kubayangkan lebaran bakal membuat Jakarta mendadak lengang dan super sepi. Nyatanya tidak persis begitu. Masih ada daerah yang cukup ramai kok. Jalan Sudirman-Thamrin sih wajar kalau sepi. Itu kan daerah perkantoran. Kantor mana yang masih buka di saat lebaran?

Tapi lebaran di Jakarta itu mesti menerapkan tips tersendiri. Tadi pagi aku ke pasar. Niatku hanya membeli sayur untuk kumasak hari ini saja. Lebaran masih hari Jumat depan, kan? Jadi kalau mau menimbun sayuran, kupikir bisa dua hari lagi. Tips pertama yang selalu kuingat adalah belilah sayur cukup banyak sebagai persediaan karena saat lebaran, pasar biasanya sepi. Tapi waktu bertemu dengan penjual sayur langgananku, aku agak heran. Kok sayur bawaannya sedikit? Waktu kutanya, ternyata hari ini dia terakhir berjualan di pasar. Besok sudah libur. Waduh… Sebetulnya masih ada sih beberapa penjual sayur lain. Tapi kalau si bapak sayur ini besok sudah libur, bisa jadi besok beberapa penjual sayur juga libur. Waaaa… pegimana, nih? Dan rencanaku belanja sayur untuk hari ini saja batal. Aku belanja pula beberapa jenis sayur yang bisa tahan disimpan agak lama: wortel, brokoli, kentang… eh, kentang tidak termasuk sayur ya? Untungnya aku bawa uang lebih.

Tips kedua yang wajib dilakukan adalah menyetok persediaan air mineral galonan. Dan puji Tuhan, abang tukang air galonan belum mudik. Ahay! Air minum sebanyak 3 galon kini duduk manis di sudut rumah. Legaaaa.

Yang perlu kupikirkan untuk beberapa hari ke depan adalah menyiapkan persediaan buah-buahan. Hari ini aku masih punya persediaan pepaya agak besar yang mungkin bisa untuk tiga hari. Nah, sebelum lebaran tiba, aku mesti menyetok buah lagi. Semoga harganya tidak mahal banget.

One thought on “Sebelum Lebaran Tiba …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s