Catatan Kenangan

Dari Tok, untuk Ning
Kau tahu, aku tak pandai berpuisi. Waktu memang berlalu, tapi kata-kataku masih sama: Kau yang pertama dan terbaik.

Dari Ning, untuk Mas Tok
Menunggumu adalah perjalanan dari purnama ke purnama;
mengikatkan hati pada kenangan yang terlukis di tepian hutan jati, dengan bulan di balik bayang-bayang dedaunan.
Kenangan kita menjadi pegangan.
Dirimu tak pernah usang.

Terima kasih untuk segala kenangan. Kapan kita melukis kenangan lagi?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s