Hidup Adalah …

Kemarin pagi aku terbangun dan sayup-sayup kudengar pengumuman dari musala terdekat. Berita duka. Kabar duka lewat masjid atau musala selalu membuatku penasaran. Aku penasaran kalau-kalau aku mengenal nama orang yang disebutkan. Lalu aku mengira-ngira di mana posisi rumahnya. Yang terakhir membuatku penasaran adalah berapa umurnya? Entah kenapa suatu ada “kelegaan” ketika yang disebutkan meninggal itu sudah berumur 70 atau 80 tahun ke atas. Mungkin “lega” bukan kata yang tepat ya. Aku hanya ingin mengatakan bahwa orang meninggal di usia tua adalah hal yang wajar. Bahwa orang itu sudah cukup panjang menjalani hidupnya di dunia ini.

Berita duka yang kudengar kemarin menyebutkan bahwa orang yang meninggal itu berumur 40-an tahun. Aku lupa berapa persisnya. Seketika aku membatin, “Masih muda…”

Aku tidak memikirkan berita duka itu sampai siang harinya. Lalu kemarin siang suamiku membeli karedok tak jauh dari rumah. Pulang-pulang dia membawa dua bungkus karedok dan sebuah kabar: “Yang meninggal tadi pagi itu karena mabuk. Katanya minum oplosan. Anaknya masih kecil-kecil.” Bagi aku yang mendengarnya, hal itu tidak berarti banyak. Toh aku tidak kenal dengan orang itu. Fakta yang menempel di kepalaku adalah: orang itu meninggal di usia yang masih cukup muda karena mabuk. Banyak orang meninggal karena mabuk, dan aku sebagai orang lain yang tidak kenal sama sekali dengannya bisa dengan otomatis mengatakan: “Orang itu bodoh sekali sih?” Tapi sebenarnya bukankah dengan begitu aku menjatuhkan penghakiman? Sama sekali bukan tindakan yang membantu.

Aku teringat lagu Both Side of Story-nya Phil Collins. Setiap kisah punya dua sisi (atau lebih?). Mungkin seseorang melakukan sesuatu yang tampak bodoh karena ada suatu “lubang” dalam hatinya, ada suatu luka batin, ada “sakit” yang tak tersembuhkan. Mungkin dia sedang mencari jati dirinya. Dan kita sebagai bagian dari masyarakat sama sekali tidak cukup panjang tangannya untuk bisa membantu. (Lagi pula kita bukan juruselamat atau semacamnya yang bisa hadir di mana/kapan saja untuk membantu kan? Kita bukan pula Superman atau Batman atau Robin Hood atau Gatotkaca… halah kok malah nggladrah to?)

Lagi-lagi aku dihadapkan pada kenyataan bahwa setiap orang punya kisah masing-masing. Ada yang berakhir mengenaskan di mata orang lain. Ada yang berakhir membahagiakan. Barangkali sebenarnya kita adalah pengelana yang mencari jati diri.

Lalu lagi-lagi aku bertanya, hidup itu apa? Seorang teman di Facebook menuliskan komentar pada status FB-ku “Hidup adalah …” : Bukan seberapa panjang kita hidup di dunia ini, tapi seberapa “hidup” kita selama hadir di dunia ini. Lalu pertanyaannya, sudahkah aku benar-benar menghidupi hidupku? Apa yang membuat kita hidup? Sudah beranikah kita hidup? Mungkinkah pemabuk yang (tampak) mati konyol itu sedang berusaha mencari hidupnya? Siapa tahu? Lalu bagaimana denganku? Bagaimana denganmu?

5 thoughts on “Hidup Adalah …

  1. Yg sering kita dengar : Hidup adalah pilihan, oleh sebab itu dalam hidup tidak ada kata penyesalan atau kasihan krn pilihan itu adalah BENAR pada saat kita memilihnya, entah hasilnya baik atau buruk.Kita dituntut memakai Akal dan Budi saat melakukan pilihan, agar tidak sia-sia Rahmat yg diberikan oleh Allah, manusia adalah ciptaan Allah paling sempurna diantara ciptaanNya…………

  2. Seperti yang kutulis Kris, “Hidup adalah perjalanan menuju kematian.”
    Hanya kita sendiri yang bisa menentukan, apakah akan diisi dengan kebaikan, keburukan, atau sekedar numpang lewat kosong melompong tanpa diisi apa-apa.

    Ugh, jadi ingat lagunya Bimbo “sajadah panjang”. Lirik buatan Taufik Ismail itu hampir selalu bikin perasaanku bergetar tiap kali mendengarkannya.

  3. Hidup adalah untuk berbaik baik untuk diri kita sendiri dan orang di sekitar kita….
    Semoga kita telah menikmati hidup dengan kebaikan tersebut, dan bisa tenang menjalaninya.
    Sedang kematian adalah pasti, cuma tidak tahu kapan kita dipanggil Nya…dan kita harus selalu siap.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s