Chatting

(1) Setting: Malam hari lewat pukul 9. Disambi ngetik kerjaan.

T (teman): Halo.
A (aku): Halo juga.
T: Tumben online malam-malam.
A: (Ah, padahal sering juga aku online malam, tapi invisible.) Hehehe. Iya.
T: Sibuk nggak?
A: Mayan. Kusambi kerja ya.
T: Kerja? Malam-malam gini?
A: Iya.

Selang beberapa menit kemudian.
T: Masih kerja?
A: Masih.
T: Rajin amat sih.
A: Ngejar setoran.
T: Wah, duitnya banyak dong!
A: Biasa aja. Cukupan.

Beberapa menit kemudian.
T: Kamu kerja melulu ya.
A: Hmmm. (Mulai bosen jawabnya.)
T: Jawab dong.
A: Udah ya. Mau tidur nih. (Cepat-cepat invisible. Males banget deh ngeladeni orang ini.)

(2) Ini chatting dengan teman lama.
T: Hai.
A: Hai … hai!
T: Gimana kabarmu? Lama ya kita nggak ketemu.
A: Baik. Kamu gimana? Iya, lama kita nggak ketemu. Aku jarang-jarang pulang juga sih.
T: Aku baik juga.
A: Eh, iya, selamat ya atas pernikahanmu. Sorry nggak bisa datang.
T: Iya, nggak apa-apa. Btw, kamu sudah menikah berapa lama sih?
A: Hmmm … udah tiga tahunan kali ya.
T: Belum punya momongan ya?
A: (Mulai deh tanya-tanya masalah ini.😦 ) Belum.
T: Emang kenapa?
A: (Mulai muncul tanduknya.) Ya nggak apa-apa. (Suka-suka aku sama suamiku dong.)
T: Aku sudah isi nih.
A: Oya? Selamat yaaaa!
T: Eh, hmmm … boleh nggak aku pinjam uang? Kata dokter aku … bla … bla … bla….
A: (Yaelaaaaa …ujung-ujungnya mau pinjam uang. Emang aku wajahku mirip pemilik bank ya?) Hmmm …
T: Nggak lama kok pinjemnya. Nanti kalau suamiku sudah gajian aku balikin.
A: Wah, aku mesti tanya suamiku dulu kalau soal beginian. (Ngeles.)
T: Mesti izin suami dulu ya? Nggak usah deh kalau gitu.
A: (Thank God!!!) Oke deh. (Cepat-cepat invisible daripada dia berubah pikiran lagi.)
*Bener-bener paling malas deh kalau dikontak teman lama dan ujung-ujungnya cuma mau pinjam uang. Padahal biasanya say hello pun tak pernah. E, lha kok sekalinya kontak, mau ngutang. Please deh, ah! *

Catatan: Chatting (1) dan (2) dilakukan dengan dua teman yang berbeda.

8 thoughts on “Chatting

  1. xixixi itu chatting yang ke 2 pinjem uang lewat chatting ??? upssss capek dehhh dateng aja kali ke rumah nya si mbak😀
    chatting yang ke 1 pun sama paling sebel juga sama yang suka gtu pdahal kenal juga ngga tapi ikut pusing aja ngurusin orang hahahahahahahah😀

    lah, masih untung dia nggak datang ke rumah. lebih susah ngusirnya haha

  2. hahahaha…. ya begitulah dunia chatting Kris…
    aku skr udah malessss banget chatting, selain karena aku tidak ada waktu, aku mending baca buku sekarang😀
    tapi…kalau sesekali aku OL berarti emang lagi mau chat atau lagi kesepian hahaha

    sekarang kotak chatting di FB hampir selalu kumatikan, Mbak. hehe.

  3. Chating dengan saya saja Bu…
    Pasti nggak nanya2 hal yang nggak pas busat ditanyakan, dan pasti juga nggak akan ngutang.
    Bukan karena nggak butuh, tapi nggak ada yg buat nyaur utangnya

    ha ha ha! saya pun bingung pak kalau ada orang mau pinjam uang. nggak ada juga yang bisa saya pinjamkan…

  4. Hehehehe, pernah ngalami seperti yang kedua dan kubiarkan begitu saja.. Bukannya ngga mau bantu tapi takjub aja🙂

    Menarik postingan ini. Kesan spontannya terasa kental!

    Aku ya takjub, Don. Bisa-bisanya sih seseorang kontak hanya untuk pinjam uang? Padahal selama ini hampir nggak pernah menyapa.

    • sebetulnya prinsipnya hampir sama dengan orang yang tak pernah menyapa, lalu tiba-tiba menyapa dengan ujung-ujung promosi/minta bantuan atau bahkan suara😀. meskipun bukan duit, memakai “persahabatan” untuk memaksa kehendak amat tidak etis.
      Aku pernah mau buat page di FB, tapi karena harus ada yang nge “like” aku jadi males deh. Malu mintain orang lain utk nge like sesuatu yang sebetulnya belum tentu dia benar-benar suka😀

      betul. yang bikin geregetan adalah dia menghubungiku hanya saat minta bantuan saja. sebel! rasanya seperti dimanfaatkan.

  5. hahaha…ada masa saya suka chatting…saat si bungsu masih kuliah di ITB. Selain sama si bungsu, juga sama teman-teman si bungsu…tapi chatting dengan mahasiswa banyak sukanya….jarang yang aneh-aneh.

    Sekarang agak malas chatting, mungkin juga waktu makin sempit rasanya….jadi paling sms, atau bbm an….itupun dengan orang ttt…lha bb pun di silent karena capek juga bolak balik dengar Ping! …Ping!

  6. Wah, bener Nik… chatting model begini memang ngeselin… aku juga sedang males chatting nih.. dan yang ujug2 minjem duit itu, aku juga ngalamin… rasane sebel juga, dia ngontak pas butuh doang… pertemanan jadi nggak nyaman karena masalah pinjam uang… hmmm…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s