Memperpanjang Usia

Iseng buka-buka folder koleksi foto, aku menemukan foto ini:

Itu adalah hasil keisenganku. Ceritanya, ada bolpen yang isinya masih banyak dan masih bisa dipakai, tetapi bagian luarnya (bagian body yang biasa kita pegang) rusak. Aku lalu berpikir, kok sayang ya, isi bolpen ini sebenarnya masih bisa dipakai. Aku lalu teringat seorang pemilik toko kelontong di depan rumahku saat aku masih kecil. Dia punya bolpen yang bergagang kertas. Lalu, aku pun mencoba membuat gagang bolpen dari kertas, dan begitulah bentuknya. Haha. Nggak rapi ya? Tapi mending lah, dan isi bolpen itu bisa dipakai lagi. Akhirnya tak lama aku dapat bolpen yang isinya sudah habis, dan aku lalu menukarnya dengan isi bolpen yang tadinya kuberi “baju” kertas tersebut. Itu tadi adalah salah satu cara kreatif yang kulakukan untuk memperpanjang usia pakai suatu benda. Kreatif kah? Entahlah. Dengan begitu, gagang bolpen yang isinya sudah habis itu akhirnya bisa dipakai lebih lama lagi.πŸ™‚

Aku memang kadang menyimpan benda-benda bekas yang kurasa masih bisa dipakai lagi. Salah satunya adalah amplop cokelat. Kadang aku mendapat kiriman barang, biasanya buku, dengan bungkus amplop cokelat. Biasanya aku akan membuka kiriman itu dengan hati-hati supaya amplopnya tidak sobek. Buat apa? Amplop itu kan bisa dipakai lagi untuk mengirim barang. Hehe. Pelit kah? Aku cuma berpikir demikian: Apa salahnya memperpanjang masa pakai suatu benda? Ini bukannya tidak menghormati orang yang kukirimi barang, tetapi semata-mata untuk membuat bumi ini lebih baik. Ah, masak segitunya? Sekarang coba pikir, kertas itu terbuat dari pohon. Dan jika kita bisa memperpanjang masa pakai kertas tersebut, berapa banyak pohon yang bisa dikurangi untuk ditebang? Padahal, itu cuma untuk bungkus. Ya, bungkus yang kemudian dibuang ke tong sampah. Aku sendiri tidak keberatan diberi barang tanpa dibungkus. Kertas pembungkus–atau dalam hal ini amplop cokelat–tidak memengaruhi nilai benda yang dibungkus itu kan? Jadi, tidak masalah apakah benda itu dibungkus pakai koran bekas atau amplop bekas–asal pembungkusnya cukup bersih dan tidak merusak benda itu. Dan aku sebenarnya kurang suka membeli kertas pembungkus kado. Gambarnya bagus-bagus sih. Cuma aku suka sayang kalau kertas itu “hanya” untuk membungkus kado, lalu dia akan disobek dan dibuang saat kado itu dibuka. Padahal gambarnya bagus-bagus lo. Masa pakainya hanya sebentar, lalu dia dibuang. Sayang banget rasanya.

Barang bekas lain yang biasanya kupakai agar “usianya lebih panjang” salah satunya adalah botol bekas air minum mineral. Botol-botol ini biasa kupakai untuk kujadikan wadah misalnya wadah cairan pembersih lantai atau cairan pencuci piring. Aku biasanya membeli cairan-cairan pembersih itu yang kemasan refill. Lagi pula, kalau beli yang kemasannya refill, kan sedikit lebih murah. Lumayan buat nambah ongkos naik angkot.πŸ™‚ Dulu waktu di asrama, kulihat beberapa temanku memakai botol bekas air minum mineral ini (yang ukuran besar) untuk wadah deterjen bubuk. Hehe. Idenya ada-ada saja.

Kalau kamu, barang (bekas) apa yang kaupanjangkan umurnya?

7 thoughts on “Memperpanjang Usia

  1. Barang bekas yang kupanjangkan umur pemakaiannya adalah tas plastik. Tas plastik bagiku harus digunakan minimal dua kali, pertama untuk mengemas barang, kedua untuk jadi tempat sampah yang lantas dibuang di tempat sampah non-recycled. Aturan di sini untuk sampah-sampah non-recycle emang harus masuk kantung plastik dulu.

  2. Biasanya botol minuman digunakan sebagai tempat cairan seperti pembersih lantai atau sabun cuci piring, karena aku juga paling seneng beli yang refil.
    Kalau barang-barang bekas lainnya yang tak terpakai biasanya aku masukin dalam karung biar tidak mengganggu pemandangan, dan setelah terkumpul baru dech dipanggilkan tukang barang bekas. Hehehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s